Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi disebutkan: “Sebaik-baik ibadah adalah menunggu jalan keluar.”

“Bukankah waktu subuh itu sudah dekat?”

(QS. Hud: 81)

Cahaya fajar bagi orang-orang yang ditimpa kesedihan itu telah menyebar, maka jelanglah pagi dan tunggulah kemenangan dari Sang Penakhluk.

Orang Arab berkata, “Jika seutas tali sudah sangat meregang, nescaya ia akan segera putus” Artinya: Jika persoalannya sudah mencapai tahap kritikal, maka tunggulah jalan keluar menjelma. Allah berfirman,

“Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya”

(QS. Al-Baqarah: 286)

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan

baginya jalan keluar”

(QS. Ath-Thalaq: 2)

“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan menghapus

kesalahan-kesalahan nya dan akan melipatgandakan pahalanya”

(QS. Ath-Thalaq: 5)

“Dan, barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikan

baginya jalan kemudahan dalam urusannya”

(QS. Ath-Thalaq: 4)

Salah seorang penyair berkata,

Betapa banyak jalan keluar yang datang setelah rasa putus asa dan betapa banyak kegembiraan datang setelah kesusahan. Siapa yang berbaik sangka pada Pemilik ‘Arasy dia akan memetik manisnya buah yang dipetik di tengah-tengah pohon berduri

Dalam sebuah hadis Qudsi disebutkan: “Aku sesuai sangkaan hamba- Ku kepada-Ku, maka ia bebas berprangsaka apa saja kepada-Ku.” Allah berfirman,

“Hingga apabila Rasul-rasul berputus asa terhadap kaumnya yang ingkar dan menyangka bahawa mereka telah disifatkan oleh kaumnya sebagai orang-orang yang berdusta, datanglah pertolongan Kami kepada mereka, lalu diselamatkanlah sesiapa yang Kami kehendaki”

(QS. Yusuf: 110)

“Bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan. Bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan”

(QS. Al-Insyirah: 5-6)

Ada sebuah pernyataan yang beredar di kalangan ahli tafsir, yang bahkan menurut sebahagian dari mereka ditetapkan sebagai hadis. Pernyataan berbunyi demikian: “Satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.”

“Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah sangat dekat”

(QS. Al-Baqarah: 214)

“Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang memperbaiki amalannya”

(QS. Al-A’raf: 56)

Dalam sebuah hadis sahih disebutkan: “Ketahuilah bahawa pertolongan itu ada bersama dengan kesabaran dan jalan keluar itu akan selalu beriringan dengan cubaan.”

Seorang penyair berkata,

Jika persoalan telah sangat sulit, tunggulah jalan keluarnya, sebab ia akan segera menemukan jalan keluarnya.

Penyair yang lain berkata,

Banyak mata yang tetap celik dan banyak pula yang tidur dalam masalah yang mungkin terjadi atau tidak akan terjadi. Tinggalkanlah kesedihan sedapat yang engkau lakukan sebab jika engkau terus bersedih engkau akan berubah menjadi gila. Sesungguhnya Rabb yang telah mencukupimu sebelumnya. Dia kan mencukupimu esok dan hari-hari mendatang

Penyair yang lain mengatakan,

Biarkanlah takdir berjalan dengan tali kekangnya dan janganlah engkau tidur kecuali dengan hati yang bersih. Tidak ada di antara kerdipan mata dan celiknya kecuali Allah akan mengubah dari keadaan ke keadaan lainnya.